Kamis, 01 Oktober 2026 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar | Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto | Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu | Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026 | Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum | Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
 
 
☰ Internasional
Unjuk Rasa Desak PM Malaysia Mundur, Anwar Ibrahim: Muhyiddin Telah Jatuh Hari Ini! 
Senin, 02 Agustus 2021 - 15:17:08 WIB
Anwar Ibrahim (Foto: Reuters)

SULUHRIAU- Desakan pengunduran diri Perdana Menteri Malaysia Muhyiddin Yassin terus bergulir. Kali ini anggota parlemen dari oposisi berunjuk rasa dengan berjalan kaki menuju gedung dewan, Senin (2/8/2021).

Muhyiddin didesak mundur karena dianggap gagal menangani wabah Covid-19 di Malaysia. Selain itu dia dituduh memolitisasi isu wabah dengan menunda pertemuan parlemen.

Pemerintah Muhyiddin menunda pertemuan parlemen sesi terakhir yang dijadwalkan hari ini terkait penularan di kalangan dewan. Namun kubu oposisi menyebut langkah itu bermotif politik yakni guna menghalangi setiap upaya menjegal kepemimpinannya.

Anggota parlemen oposisi melakukan aksi jalan menuju gedung parlemen namun perjalanan mereka dihentikan polisi berpakaian anti-huru hara.

"Muhyiddin sebagai perdana menteri telah jatuh hari ini," kata pemimpin oposisi Anwar Ibrahim, dalam pidatonya saat unjuk rasa, dikutip dari Reuters.

Dia menambahkan, sebanyak 107 anggota parlemen dari kubu oposisi bersatu mendesak pengunduran diri Muhyiddin karena melanggar Konstitusi serta perintah Raja. Anwar juga menuduh Muhyiddin menghalangi tugas anggota parlemen.

Mahathir Mohamad yang tak mengikuti unjuk rasa juga mengeluarkan pernyataan senada, mendesak Muhyiddin segera meninggalkan jabatannya.

"Hanya melalui cara ini, gejolak politik yang berkepanjangan dapat berakhir sehingga fokus bisa diberikan sepenuhnya pada upaya menyelesaikan krisis kesehatan, ekonomi, dan sosial yang dihadapi negara sejak 17 bulan lalu," kata Mahathir.

Malaysia berada dalam gejolak politik sejak pengunduran diri tak terduga Mahathir tahun lalu. Muhyiddin pun mengisi kekosongan pemerintahan dan berkuasa sejak Maret 2020. Pemerintahannya dilanda gonjang-ganjing sejak awal Januari 2021 terkait penanganan wabah Covid-19.

Seruan baru untuk mengundurkan diri datang pekan lalu setelah Raja Malaysia Sultan Abdullah menyampaikan teguran terkait pencabutan peraturan pemerintah yang dikeluarkan di bawah aturan keadaan darurat sejak Januari lalu. Pencabutan itu dikeluarkan pemerintahan Muhyiddin tanpa persetujuan Raja.

Setelah itu Sultan Abdullah meminta agar pencabutan peraturan terakait pananganan pandemi itu dibahas di parlemen. Lagi-lagi perintaan itu ditolak pemerintah dengan alasan tidak perlu.

Setelah itu pemerintah menunda sidang parlemen sehingga membuat nasib pembahasan soal pencabutan peraturan keadaan darurat tidak jelas.

Sumber: Inews.id
Editor: Jandri




 
Berita Lainnya :
  • Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
  • Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
  • Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
  • Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
  • Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    02 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    03 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    04 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    05 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    06 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    07 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    08 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    09 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    10 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    11 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    12 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    13 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    14 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    15 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    16 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    17 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    18 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    19 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    20 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
    21 8 Tahun Terbengkalai, Pemprov Riau akan Urus Jembatan Penghubungkan Pasar Rumbio-Pulau Payung
    22 Polsek Tambang Tangkap Pelaku Pemerkosaan Remaja, Dua Pelaku Lain Masih Buron
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat